Cara Menyadarkan Teman yang Memiliki Kekurangan dalam Berpikir

Saya memiliki teman yang suka selalu berkata apa adanya sesuai yang ada dipikirannya, saat itu dia dapat langsung utarakan.

Suatu hari teman saya ini berkata kepada saya bahwa dia ingin segera memiliki momongan lagi, padahal untuk mengurus anak pertamanya saja yang baru berusia setahun, lebih banyak mengorbankan baik waktu dan dana dari pihak istri.

Meningat pengorbanannya mungkin melebihi dari jumlah uang yang di nafkahkan teman saya itu terhadap istrinya.

Sehingga sungguh sangat tidak etis, jika dia ingin cepat-cepat memiliki momongan lagi, padahal dia belum mengembalikan uang yang digunakan pihak orang tua istri semasa mengurus kelahiran anak pertamanya.

Harapan saya, semoga teman saya membaca tulisan ini. Agar dia sadar memiliki anak itu bukan hanya rejeki, tetapi juga tanggung jawab.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sedikit Belajar dari Taiwan

Setan Sialan Ini

Kredibitas Orang yang Suka Bilang Mempermudah Orang Lain